kosong

berfikir untuk hidup yang lebih baik , dan beriman untuk tuhan yang benar

Setelah Dibunuh, Tubuh Mereka Dimakan Anjing

Posted by kosongan pada | 17 |Januari| 2009 |

sumber : http://www.arrahmah.com/index.php/news/read/3061/setelah-dibunuh-tubuh-mereka-dimakan-anjing

Sungguh biadab yang dilakukan tentara zionis Israel, laknatullah, setelah mereka membunuh orang-orang yang tidak berdosa, mereka melemparkan tubuh-tubuh tersebut ke arah anjing-anjing yang tengah kelaparan.

“Ya Allah, aku tidak pernah melihat pemandangan yang mengerikan seperti ini,” jerit Kayed Abu Aukal. Dokter tersebut tak percaya dan tak tahu lagi kata-kata apa yang bisa diungkapkan untuk menggambarkan kekejian Israel. Dia tak percaya, dirinya sendiri telah melihat sisa Jenazah balita Shahd. Tubuh anak kecil perempuan yang berumur 4 tahun itu terkoyak-koyak dimakan anjing-anjing Israel.

Shahd tewas dan telah menjadi syuhada cilik ketika peluru kendali Israel ditembakkan ke belakang rumahnya di Kamp Pengungsian Jabaliya sebelah Utara Jalur Gaza. Saat itu, gadis cilik yang lucu tersebut tengah bermain.

Orangtua Shahd mencoba menyelamatkan putri kesayangannya yang telah bersimbah darah itu. Ketika ia mencoba mengambil jasad Shahd, pasukan teroris Israel menghujaninya dengan tembakan dari kejauhan.

Selama lima hari berkutnya jasad gadis balita itu telah terkoyak-koyak dirobek anjing yang dilepaskan oleh tentara Israel. “Anjing-anjing itu tidak menyisakan satu bagian pun dari tubuh anak kecil itu,” kata Abu Aukal.

“Kami telah melihat pemandangan yang menyayat hati selama 18 hari ini. Kami telah mengambil jasad anak-anak yang tubuhnya robek atau terbakar, tetapi belum pernah kami melihat hal seperti ini,” katanya lagi.

Melihat jenazah adik perempuannya yang masih balita menjadi santapan anjing-anjing tentara Israel, saudara laki-laki Shahd bernama Matar dan sepupunya bernama Muhammad, nekad mendekati jenazah Shahd. Keduanya pun dihujani peluru Israel sebelum keduanya dapat mencapai tubuh Shahd. Matar dan Muhammad pun menjadi syuhada, menambah daftar warga palestina yang syahid yang hingga hari ini telah mencapai 1.001 orang syahid sejak pembantaian 27 Desember lalu.

Sengaja

Omran Zayda, seorang tetangga Shahd, mengatakan, orang Israel mengetahui apa yang mereka lakukan itu. “Mereka memburu keluarga Shahd dan mencegahnya untuk sampai ke tubuh Shahd, dan mereka tahu bahwa anjing-anjing itu akan memakannya,” kata Zayda.

“Mereka tidak hanya membunuh anak-anak kami, mereka sengaja melakukannya dengan cara yang paling kejam dan biadab,” Zayda mengungkapkan perasaannya, bahkan kamera, tidak dapat menggambarkan pemandangan yang mengerikan itu.

“Kalian tidak akan pernah membayangkan apa yang telah dilakukan oleh anjing-anjing itu terhadap tubuh Shahd yang tak berdosa itu,” katanya sambil terisak dan mencucurkan air matanya.

Sejumlah warga palestina mengungkapkan, apa yang menimpa Shahd bukanlah yang pertama. Banyak warga mereka mengalami hal yang sama dengan Shahd. Di Jabaliya, saat keluarga Abd Rabbu sedang memakamkan tiga anggota keluarganya yang telah syahid, pasukan biadab Israel menembaki mereka, kata saksi mata.

Orang-orang pun berlarian mencari perlindungan dari tembakan brutal itu. Tentara-tentara Israel kemudian melepaskan anjing-anjingnya ke arah jenazah anggota keluarga Abdu Rabbu yang belum sempat dimakamkan itu. “Apa yang terjadi kemudian sangat mengerikan dan tidak bisa dibayangkan,” kata Saad Abd Rabu, pamanya.

“Anak-anak kami tewas di depan mata kami dan kami dicegah untuk memakamkannya. Orang-orang Israel hanya melepaskan anjing-anjing mereka ke arah jenazah itu, bahkan seakan-akan mereka tidak cukup dengan kekejaman yang telah mereka lakukan itu,” jeritnya.

Biadab

Benar-benar biadab apa yang telah dilakukan oleh teroris Israel itu. Bahkan kekejian di atas benar-benar biadab. Hingga hari ini para penguasa negeri-negeri Muslim masih diam bahkan bersekongkol dengan membiarkan pembantaan terus terjadi.

Media dunia yang dikuasai Israel, menggiring opini seolah-olah tindakan Israel itu wajar. Padahal, lihatlah betap kekejaman mereka lebih dari serangan teroris yang tak beradab. Bohong, jika teroris Israel itu hanya memburu Hamas. Yang terjadi adalah tindakan brutal dan biadab terhadap warga sipil yang kebanyakan mereka anak-anak kecil dan perempuan. Tak puas hanya membunuh warga Gaza, teroris Israel itu juga melepaskan anjing-anjingnya untuk memakan jenazah syuhada Gaza. Biadab!

Sampai kapan kebiadaban Israel ini terhenti? Lalu di manakah para pelindung anak-anak Palestina? Dimanakah tentara-tentara Muslim yang akan menyelamatkan anak-anak Gaza itu? Di manakah tentara-tetara negeri Islam yang akan menyelamatkan ayah dan ibu mereka? Di manakah Amir umat ini?

Sungguh hanya orang yang biadab saja, yang membiarkan Israel membantai Gaza. Lalu mereka menyibukkan diri dengan perundingan sementara mereka memiliki pasukan dan perlengkapan perang. Mereka enggan untuk menyelamatkan Gaza dengan mengerahkan pasukan yang akan menghancurkan penjajah Israel itu! Nasionalisme dan cengkraman PBB telah membuat mereka diam. (Hanin Mazaya/syabab/arrahmah.com)

komentar saya

1. berhati2lah dengan headlinenya … coba lihat kronologinya ….. pertama anak itu bermain … lalu ada serangan kapal di kamp pengungsian … lalu anak shahd kena efek dari serangan itu dan mati … lalu anjing2 penjaga memakannya …. coba lihat kronologi diatas …. tidak di katakan disana kalau orang israel memberikan anak si shahd seperti kata2 tertulis di headline yang jelas2 memfitnah “mereka melemparkan tubuh-tubuh tersebut ke arah anjing-anjing yang tengah kelaparan.” mengapa anda membela orang yang suka membesar2kan dan membuat anda sakit hati ???? nih jeritan disana “Orang-orang Israel hanya melepaskan anjing-anjing mereka ke arah jenazah itu,” sebagai bukti kalau orang israel tidak melemparkan jenasah….
2. coba lihat yang diserang … bagaimana letak geografisnya ??? mungkinkah kam pengungsian berada di daerah perbatasan ??? hingga dekat dengan jarak tembak ??? dan mengapa membiarkan anaknya bermain di jarak tembak orang israel ???
3. dalam keadaan normal saja kalau anda mau melintasi perbatasan tanpa izin sudah jelas akan di tembak … apalagi itu dalam keadaan perang ….
4. pernyataan orang2 disana cenderung suka memprofokasi …. coba lihat kata2 omran zayda … “mereka memburu keluarga shahd” disitu keanehannya adalah di jelaskan dalam kata2 sebelumnya bahwa .. “ketika orang tua shadh mencoba menyelamatkan putrinya , israel menghujai peluru “…… dari situ kita tahu kalau israel diam di tempat dan mempertahankan tempatnya dengan tidak memperbolehkan orangtua shadh untuk mendekat…. bukan memburu
5. “Sampai kapan kebiadaban Israel ini terhenti? Lalu di manakah para pelindung anak-anak Palestina? Dimanakah tentara-tentara Muslim yang akan menyelamatkan anak-anak Gaza itu? Di manakah tentara-tetara negeri Islam yang akan menyelamatkan ayah dan ibu mereka? Di manakah Amir umat ini?” inikah bukti kesatrianya hammas ???

Iklan

8 Tanggapan to “Setelah Dibunuh, Tubuh Mereka Dimakan Anjing”

  1. mrmahesa said

    Membaca artikel ini,tak terasa menetes air mata…..

  2. kosongan said

    ya … kasihan memang … sudah anaknya meninggal masih harus meneima publikasi yang berlebihan yang menyebabkannya jadi lebih sedih lagi setiap kali kalau ke internet dia melihat artikel2 seperti ini dan komentar pedas saya

  3. mrmahesa said

    Dipublikasikan saya rasa wajar2 saja. Tentu ada maksud dan tujuannya. Berlebihan..?? Ingatkah ketika jurubicara pertahanan israel yang mengatakan bhw senjata yg mereka pakai tdk mengandung fosfor..? Tapi nyatanya banyak saksi mata diantaranya para sukarelawan,dokter dan wartawan yg mengatakan tentara israel menggunakan senjata fosfor.
    Sepertinya anda terpengaruh media luar negri yg condong mbela israel. Terlepas muslim atau non muslim,artikel ini menggugah rasa kemanusian. Andai saja kita sendiri yg mengalami sprti itu…sulit dibayangkan..

  4. kosongan said

    masalah senjata mengandung fosfor atau tidak saya tidak mengomentari karena saya tidak tahu kimia yang dalam kaitan senjata pembunuh massal, namun anda mencontohkan hal itu … apaka anda tahu kandungannya ???? bukankah itu di duga dengan melihat gejala2nya

    masalah pengaruh media luar yang membela israel …. maaf saya tidak membela mereka …. karena saya kenal pun tidak, tetapi saya hanya melogikakan dan melhat dari sudut padang lain dimana terjadi ketidak balance an pandangan dari banyak orang yang merasa “berkemanusiaan” dengan tidak melihat dari sudut pandang lainnya …. justru anda yang condng oleh media indonesia yang condong berbicara agama dan “kemanusiaan” yang sekilas terlihat baik tanpa berfikir apa yang mereka butuhkan, tetapi cenderung hanya mengexpos kesedihan dan kejelekan orang …. itulah basik dari berita … bukankah beria semakin menyedihkan dan menjengkelkan adalah berita yang paling laku dijual??? …. cobalah berfikir dn merasakan …. jangan hanya menerima berita dan merasakan tanpa berfikir

    andai saya dalam situasi itu saya tentu sedih dan sakit, tetapi saya harus kuat karena saya harus tetp berusaha hidup dan melupakan kesedihan dan belajar dari kesalahan saya dan menerima apa yang terjadi sebagai pelajaran hidup, dan saya tidak mau “mengemis” dan mengharap belas kasihan berlebihan seperti itu, saya justru akan mencari sesuatu untuk dapat hidup lebih baik …. dan tentu saja seperti kata saya kalau saya melihat artikel tentang kepedihan saya , saya hanya akan mendapati ingatan luka lama yang harusnya menjadi semangat …. malah menjadi loyo lagi karena ingat lagi luka lama…. nostalgia masa sulit….. bukankah itu pengaruh buruk ????

  5. Mrmahesa said

    Apapun alasan anda memandang berita ini,misalnya didramatisir lah atau cenderung miringlah.namun tetap saja kejadian tsb memakan korban nyawa. Apakah peristiwa nya anda saksikan sendiri..? Tentu tdk bukan. Saya ingin agar anda memandang sesuatu tidak dgn berburuk sangka. Apalagi memahami sesuatu dgn “menurut saya”… Saya katakan sekali lagi,entah itu pemberitaan yg di dramatisir atau tdk,tetap saja ada korban nyawa.

    Saya setuju dgn anda,masa lalu yg pahit memang harus kita lupakan. Dan memandanglah ke depan. Namun buat apa anda mengangkat artikel ini..? Bukankah sama saja mengingat kan kembali kejadian yg sungguh tdk berprikemanusiaan. Hal ini akan membuat kita teringat kembali. Apalagi ditambah kata2 arogan anda. Terlepas dari non muslim or muslim. Anda sudah terlampau jauh memprovokasi.

  6. kosongan said

    sebelumnya sekali lagi saya minta maaf kalau anda merasa pernyataan saya memprofokasi,bisa tolong dijelaskan saya memprofokasi dari sudut pandang mana ???? karena bila perbedaan sudut pandang anda anggap memprofokasi… lalu bagaimana dengan melebih2kan seperti pada artikel diatas itu ???? … saya sekali lagi hanya menunjukkan ke timpangan artikel tersebut saja loh… saya tulis dengan tidak melebih2kan dan mengurangkan… buktinya silahkan anda lihat dari link asal yang sudah saya cantumkan, inilah perbedaan kita, tujuan saya mengangkat artikel ini untuk pelajaran dimana tidaklah bijak mengangkat sebuah kisah menyedihkan dari orang yang ditimpa kemalangan menjadi tampak lebih menyakitkan dengan ungkapan2 yang bombastis dengan bumbu agama sebagai pemanis

    prihal arogansi yang anda nyatakan pada saya …. maaf saya tidak mengerti dari pernyataan saya dibagian mana pernyataan ini muncul, bisa tolong dijelaskan agar saya bisa memperbaikina bila saya salah

    anda melihatnya jatuh korban …. itu memang benar, tetapi saya melihatnya sebagai pelajaran … pertanyaan saya cukup mudah …. adakah pertikaian 2 negara dengan jalur perang yang tidak menjatuhkan korban ????

    ya anda benar, saya tidak menyaksikan, tetapi saya berfikir menggunakan logika dimana ada dalam artikel tersebut ada beberapa bahan yang dapat di jadikan pertimbangan masalah kewajaran …. saya tidak berburuk sangka, hanya berfikir kritis, buktinya saya selalu mamberikan alasan untuk setiap pernyataan saya

    untuk masalah saya menggunakan kata “menurut saya” karena hal tersebut adalah pandangan dari saya pribadi yang tidak mau membawa2 golongan tertentu sebagai tameng,….. komentar anda saya hargai , bahkan berterimakasih karena anda berpendapat dengan berfikir …. bukan dengan mengatasnamakan golongan, meski menurut saya …… anda masih ada keinginan membawa golongan agama tertentu dengan pernyataan “Terlepas dari non muslim or muslim.” dengan tujuan agar saya yakin pada anda kalau anda netral ^^ ….. tapi itu saya pandang masih tampak baik

    kalau memang saya mau bersikap arogan , saya tidak akan mengangkat artikel untuk dibicarakan di blog ini, tetapi akan saya matikan fiture komentar seperti halnya pernyataan saya diawal tentang aturan main di blog ini

    sekali lagi trimakasih, dan jangan sungkan menunjukkan keburukan saya,dan jangan terlalu memandang orang lain berburuk sangka, sedangkan ada sendiri berburuk sangka pada saya pribadi dengan pernyataan2 anda yang tidak disertai alasan jelas

  7. jono said

    saya tidak pduli ya it brita salah ato gk. yg jlas anda ini pasti “BUKAN” islam, klo pun islam pasti islam “KTP”

  8. kosongan said

    @jono
    thx untuk ketidak perdulian anda dan anda pasti tidak membaca tentang saya, bahkan anda tidak membaca beranda dan aturan disini ^^, apakah sedemikian malasnya kah anda akan pengetahuan ^^, maaf bila saya terlalu kasar, agar anda lebih perhatian, bukan hanya yang di depan hidung , tetapi lebih ke pemikiran

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: