kosong

berfikir untuk hidup yang lebih baik , dan beriman untuk tuhan yang benar

Pengemis yahudi Buta Dan Rasulullah SAW

Posted by kosongan pada | 2 |Maret| 2009 |

sumber : http://blog.devinstudio.com/2009/01/31/pengemis-buta-dan-rasulullah-saw

Cerita yang harus diposting, karena padi hari baca lewat email yang dikirim secara Forwarded Message ke beberapa email, kemudian di hari yang sama cerita ini di siarkan melalui khotbah Jum’at.

Di sudut pasar Madinah ada seorang pengemis Yahudi buta yang setiap harinya selalu berkata kepada setiap orang yang mendekatinya, Wahai saudaraku, jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya maka kalian akan dipengaruhinya. Namun, setiap pagi Muhammad Rasulullah SAW mendatanginya dengan membawakan makanan, dan tanpa berucap sepatah kata pun Rasulullah SAW menyuapkan makanan yang dibawanya kepada pengemis itu sedangkan pengemis itu tidak mengetahui bahwa yang menyuapinya itu adalah Rasulullah SAW. Rasulullah SAW melakukan hal ini setiap hari sampai beliau wafat. Setelah wafatnya Rasulullah SAW, tidak ada lagi orang yang membawakan makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu. Suatu hari sahabat terdekat Rasulullah SAW yakni Abubakar RA berkunjung ke rumah anaknya Aisyah RA yang tidak lain tidak bukan merupakan isteri Rasulullah SAW dan beliau bertanya kepada anaknya itu,Anakku, adakah kebiasaan kekasihku yang belum aku kerjakan? Aisyah RA menjawab,Wahai ayah, engkau adalah seorang ahli sunnah dan hampir tidak ada satu kebiasaannya pun yang belum ayah lakukan kecuali satu saja. Apakah Itu?, tanya Abubakar RA. Setiap pagi Rasulullah SAW selalu pergi ke ujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang ada disana, kata Aisyah RA. Keesokan harinya Abubakar RA pergi ke pasar dengan membawa makanan untuk diberikan kepada pengemis itu. Abubakar RA mendatangi pengemis itu lalu memberikan makanan itu kepadanya. Ketika Abubakar RA mulai menyuapinya, sipengemis marah sambil menghardik, Siapakah kamu? Abubakar RA menjawab,Aku orang yang biasa (mendatangi engkau). Bukan! Engkau bukan orang yang biasa mendatangiku, bantah si pengemis buta itu. Apabila ia datang kepadaku tidak susah tangan ini memegang dan tidak susah mulut ini mengunyah. Orang yang biasa mendatangiku itu selalu menyuapiku, tapi terlebih dahulu dihaluskannya makanan tersebut, setelah itu ia berikan padaku, pengemis itu melanjutkan perkataannya. Abubakar RA tidak dapat menahan air matanya, ia menangis sambil berkatakepada pengemis itu, Aku memang bukan orang yang biasa datang padamu. Aku adalah salah seorang dari sahabatnya, orang yang mulia itu telah tiada. Ia adalah Muhammad Rasulullah SAW. Seketika itu juga pengemis itu pun menangis mendengar penjelasan Abubakar RA, dan kemudian berkata, Benarkah demikian? Selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya, ia tidak pernah memarahiku sedikitpun, ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi, ia begitu mulia…. Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadat di hadapan Abubakar RA saat itu juga dan sejak hari itu menjadi muslim. Nah, wahai saudaraku, bisakah kita meneladani kemuliaan akhlaq Rasulullah SAW? Atau adakah setidaknya niatan untuk meneladani beliau? Beliau adalah ahsanul akhlaq, semulia-mulia akhlaq. Kalaupun tidak bisa k ita meneladani beliau seratus persen, alangkah baiknya k ita berusaha meneladani sedikit demi sedikit, k ita mulai dari apa yang k ita sanggup melakukannya. Sebarkanlah riwayat ini ke sebanyak orang apabila kamu mencintai Rasulullahmu… Sadaqah Jariah salah satu dari nya mudah dilakukan, pahalanya? MasyaAllah….macam meter taxi…jalan terus. Sadaqah Jariah – Kebajikan yang tak berakhir. 1. Berikan al-Quran pada seseorang, dan setiap dibaca, Anda mendapatkan hasanah. 2. Sumbangkan kursi roda ke RS dan setiap orang sakit menggunakannya, Anda dapat hasanah. 4. Bantu pendidikan seorang anak. 5. Ajarkan seseorang sebuah do’a. Pada setiap bacaan do’a itu, Anda dapat hasanah. 6. Bagi CD Quran atau Do’a. 7. Terlibat dalam pembangunan sebuah mesjid. 8. Tempatkan pendingin air di tempat umum. 9. Tanam sebuah pohon. Setiap seseorang atau binatang berlindung dibawahnya, Anda dapat hasanah. 10. Bagikan email ini dengan orang lain. Jika seseorang menjalankan salah satu dari hal diatas, Anda dapat hasanah sampai hari Qiamat. Aminnnnnn…

Iklan

7 Tanggapan to “Pengemis yahudi Buta Dan Rasulullah SAW”

  1. Dzikrulloh said

    “Ketika Abubakar RA mulai menyuapinya, sipengemis marah sambil menghardik, Siapakah kamu? Abubakar RA menjawab,Aku orang yang biasa (mendatangi engkau). Bukan! Engkau bukan orang yang biasa mendatangiku”

    Bagus skali, saya sampai meneteskan air mata karena terharu atas pribadi Rosululloh SAW. Tapi ditulisan anda menceritakan bahwa Abu Bakar RA berbohong. Tolong di jelaskan.. Trima kasih

  2. kosongan said

    maap saya tidak menulisnya, tetapi saya menyadurnya dari sumber yang sudah saya sebutkan dengan tujuan agar jangan bertindak seperti sang pengemis buta, bertindaklah seperti Rosululloh SAW yang menyayangi meski di hina ……. pada dewasa ini justru banyak pengemis buta itu, sayangnya jarang sekali yang sebaliknya

    masalah berbohong itu memang salah, tetapi itu usaha manusia untuk diterima bagi yang bersangkutan,yang penting niat dan hasilnya

  3. salman_farizzi said

    eh kok Blog nya MAs wedul di Suaka hati gk bsa dbuka terus yah??

  4. kosongan said

    waduh itu saya gak tahu , kalau gak salah dia sudah bikin blog baru

  5. informan said

    sekedar informasi, blog baru wedul disini :
    http://vilaputih.wordpress.com/
    Tq!

  6. salman_farizzi said

    oohhh. thx bro’

  7. eros dai said

    cerita soal pengemis buta. cerita itu sudah banyak dikutip dan terpotong dan ditambah dari cerita aslinya. cerita aslinya tidak ada cerita abu bakar berbohong, tetapi sipengemis mengatakan;
    “engkau bukan orang yang biasa menyuapi aku, kemana dia yang biasa memberi aku makan…? lalu Abu Bakar menjawab; “dia yang biasa memberi engkau makan sudah tiada, dia adalah orang yang mulia Mughammad Rasulullah.”
    jadi tidak ada cerita Abu Bakar berkata bohong. kalau terdapat cerita yang terpotong dan ditambah, sebaiknya kita kembali kepada riwayat aslinya yang diceritakan oleh para sahabat, sehingga kita langsung bisa memahaminya dari cerita aslinya.
    kita bisa dapatkan buku berbahasa arab yang ditulis oleh ulama-ulama terpercaya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: