kosong

berfikir untuk hidup yang lebih baik , dan beriman untuk tuhan yang benar

Tentang kosongan

perkenalkan sebut saya kosongan

otak saya kosong untuk memikirkan masalah yang mengarah ke keburukan
tapi untuk berfikir setidaknya lebih baikdari pada hanya umpatan semata ^^

tidak ada kosong tanpa isi dan tidak hanya sedikit isi yang tidak kosong

agama …. agama saya apa ya ^^…. saya pribadi saat ini belajar kristen,
belum berani bilang orang kristen karena masih menganggap tuhan sebagai guru, belum cukup iman buta untuk itu ^^

sejarah agama yang pernah saya anut
saya lahir dalam linkungan buddha yang diajarkan semua agama itu baik ^^ tapi di saat kanak2 aku mencoba mengimani kristen.. lalu ikut2an teman jadi katolik, karena jenuh dengan pola ibadahnya, saya keluar

jadi tua itu sudah pasti, tapi jadi dewasa itu pilihan

61 Tanggapan to “Tentang kosongan”

  1. Caile….- Keren amat : Jadi tua itu pasti jadi dewasa itu pilihan ya ?

    Kalo gicu gimana kalo aku memilih tetep imut-imut. Hi Hi Hi.

    otak saya kosong untuk memikirkan masalah yang mengarah ke keburukan. — Asli gw pegang janji ini lho.

  2. kosongan said

    kakakakk silakan ^^…
    imut …. gak boleh tetep imut -_- kasihan yang muda2 …. kasih lah kesempatan buat yang muda dapet imutnya hahahah yang dah bngkotan dan bau tanah boleh di lengserin dari predikat imut ^^

  3. lovepassword said

    Weleh…lha dari pd anak muda yang sok tua. Hi Hi Hi. Nggak usah iri sama orang tua yang lebih imut.Salah sendiri masih muda sok jadi om om… 🙂

  4. kosongan said

    -_- wede
    iya deh yang dah tua tapi imut … nyerah aku hahaahahha

  5. isian said

    Kucoba isi kekosongan mu ya?
    Maaf kalo saya dkk pernah salah2 kata di blognya wedul (suakahati)

    Kalo boleh tau kenapa anda meninggalkan budha?
    Sekarang anda sedang mempelajari kristen? Jadi masih bingung milih agama mana?
    Bingung dalam kehampaan jangan lama2 sampe Yesus/Isa turun ke bumi untuk menyatakan siapa sebenarnya dirinya nabi(versi islam) atau tuhan(versi kristen)

  6. kosongan said

    weh ada yang mengisi kekosonganku ya ^^

    keluar dari buddha karena aku gak sepaham dengan konsep hukum tumimbal lahir, dan aku gak percaya karma …. meski karma ada yang di satu kehidupan dan di kehidupan selanjutnya,….. dan aku gak percaya bahwa sosok ibu perlu diagung2kan….. aku melihat di kristen lebih baik karena porsi ibu cukup sesuai ^^

  7. Olehono said

    Jadi mas sebernya sekarang agama anda apa??
    Kok artikel yg anda tulis disini campur aduk..

  8. endi said

    saya yakin anda orang yg mau berpikir..Maka Pelajarilah kristen sebaik mungkin..Setelah tuntas pelajarilah Islam..Kemudian bandingkan..Jika anda melihat umat agama2 keduanya,,lihatlah umatnya yg baik dan lurus..karena pasti dari kedua agam tersebut ada umatnya yg nyeleneh entah karena keliberalismeannya,atau ke fanatikannya..Semoga Anda mendapatkan hidayah..Amin..Bandingkanlah sodaraku..

  9. isian said

    sedikit tips:
    Kalau belajar agama sendirian bisa2 yang jadi guru setan. Sebaiknya anda dituntun oleh seorang mengerti agama.
    Jangan sampai seperti Lia Eden yang mempelajari semua agama sendirian akhirnya dia malah mencampuradukkan agama jadi edan kali dia.
    Kalo males ke situs agama, mending ke wikipedia.

  10. andromeda said

    memang kita sebenarnya butuh suatu kebenaran dalam bergama bukan pembenaran semata..tak apa2 teruskan saja pencarian ini,,saya juga mengalami hal yg sama kok..tapi jikalau suatu saat kita menemui jalan buntu dan mengalami kehampaan yang lama,,sudah saatnya kita memohon pada tuhan untuk diberikan seseorang yg mampu menuntun kita dalam mencari agama yg benar..

  11. Rommy Rafael said

    @Kosongan
    Konsentrasi
    Tatap mata saya
    Konsentrasi
    Kosongkan pikiran anda
    Buang semua emosi dalam pikiran anda
    Sekarang tutup mata anda
    Bayangkan anda dalam ruang yang kosong
    Sekarang rogoh kantong anda
    Kosongkan kantong anda
    Serahkan dompet itu kepada saya
    Sekarang anda tertidur
    Lupakan semua yang terjadi
    Anggap ini tak pernah terjadi
    Terima kasih
    da da…..
    da d…..
    da …..
    da…..
    d…..
    …..

  12. kosongan said

    @olehono
    secara ktp kristen, sayabelajar kristen, agama ….. gak kepikiran adanya karena saya berfikir bahwa agama hanya sarana untuk menuju kebenaran dalam tuhan masing2

    @endi
    senantiasa saya membandingkan ^^
    masalah pengikut yang dibandingkan itu tidak bisa jadi acuan
    tetapi thx akan sellu saya pertimbangkan ^^

    @isian
    ^^ hehehe belajar dari pemuka agama jelas anda akan menemukan benar dari sudut pandangnya ^^
    sekedar info sayabanyak menggunakan wiki ^^tapi saya tidk mengaggapnya sebagai suau yang netral ^^ disana adalah perpustakaan yang buku2ny ditulis oleh umum, dimungkinkan sekali berbau salah satu agaa tertentu

    @andromeda
    ^^ thx sarannya

    @rommy rafael
    wak au di gendam -_- tega bener

  13. hack://metal.co.re said

    kayaknya kosongan ini mempelajari kristen protestan ya, abiz islam dan katholik di protes semua.

  14. kosongan said

    kalo dari bacaan yang saya buat anda salah menjelaskan demikian ^^ baca lagi om , saya hanya mengumpulkan artikel2 seru ^^
    kalo yang berkenaan adalah katholik dan islam karena gak sengaja aja ^^ lagian itu semua bukan suatu protes lo, tetapi pembelaan dari masing2 agama

  15. Romy said

    Saudara kosongan makusd anda apa menulis artikel2 yg menyudutkan kristen,sebenarnya anda ini agamanya apa,ngaklu kristen kok isi blog nya campur gini,gak jelas..tolong fokus!

  16. andromeda said

    wah kayanya blog kosongan mulai banyak peminat nih yg tdnya asalnya sepi..

  17. kosongan said

    @romy
    hehehe sabar om saya mengumpulkan bukti yang ada… untuk di diskusikan, saya tidak mengurang dan menambah, disini saya tampilkan masih secara dari pembicara langsung, belum aku beri komentar ^^ menunggu komentar yang ada ^^. apakah kristen berarti harus membenarkan AGAMA kristen ???? setahuku ada tertulis agama tidak akan menyelamatkanmu ….. selanutnya anda pasti tau ^^

    @andromeda
    heheheh keramaian bukan tujuan ku ^^, interaksi dan belajar itulah tujuannya, dimana orang saling berfikir kebenaran seperti apa yang diinginkan

  18. IDIOT said

    tidak ada kosong tanpa isi

    ========================================
    Whakakak………..kalo ada isi ya berarti penuh, alias enggak kosong

  19. Ultimatum said

    @Kosongan
    Gue masih belom percaya kalo Loe netral, Loe slalu bilang berpihak pada diri sendiri (gak mihak kristen) tapi loe cenderung kristen.
    Blog loe emang mengkritisi kristen bukan hanya islam tapi kebanyakan bukan tulisan loe, Gue curiga blog itu sengaja buat alibi kalo ada yang mempertanyakan kenetralan loe.
    Tapi Gue gak percaya sebelum loe kasih link dimana aja loe debat ma orang2 kristen, kalo Loe cuma debat ma muslim2 dan gak pernah debat/protes ma kristen katholik maupun protestan berarti Loe emang Kristen dan Loe harus ngaku biar semua jelas.
    Gue kasih waktu 24 jam 24 menit 24 detik buat nunjukin link dimana aja Loe keliaran. Kalo gak ada gue kasih waktu 13 hari 13 jam 13 menit buat debat ma orang2 kristen.
    Kalo gak mau Loe ngaku aja Loe kristen.
    Kalo Gak Peduli, Masa Bodoh, EGP, loe musti konfirmasi dengan klik link berikut
    hell://hard.co.re
    Atau
    hack://metal.co.re
    Atau E-Mail ke
    metalover@hack.com
    Atau
    hardie@hell.com
    Kutunggu Jandamu
    Kutunggu Jawabmu

  20. kosongan said

    @Ultimatum
    Mana sengatmu saudara, web mu tidak bisa dibuka, mengapa anda mengancam saya seperti ini, apakah ini sifat agama yang anda anut, seperti orang gak punya agama saja, kalo anda memang hebat, lawan aku dalam tukar pikiran, baru itu namanya anda jago, bukan main ancam

  21. Ultimatum said

    Terhitung -+24 jam sejak pengumuman ultimatum
    @kosongan
    “Mana sengatmu saudara”
    *Mana kutahu
    “web mu tidak bisa dibuka”
    *yang nyuruh buka siape? Gue suruh klik, itupun kalo loe milih opsi ‘gak pedui, masa bodoh, egp’ masalah bisa/tidaknya diakses gue ‘gak peduli, masa bodoh, egp’ juga donk
    “mengapa anda mengancam saya seperti ini”
    *yang mengancam siapa? Emangnya apa yang akan terjadi kalo loe gak sudi menuruti gue? pembunuhan? penculikan? perampokan? hacking? cracking? pusing? Gak ada ancaman serius kok, kalo loe belom siap kan tertulis gue kasih waktu tambahan 13hari
    “apakah ini sifat agama yang anda anut”
    *Apa peduli loe gue beragama atau gak,
    “seperti orang gak punya agama saja”
    *Emangnya loe punya agama?
    “kalo anda memang hebat”
    *yang ngaku2 hebat siapa?
    “lawan aku dalam tukar pikiran”
    *yang mau lawan loe siapa? Gue cuma minta link
    “baru itu namanya anda jago”
    *siapa yang sok jago?
    “bukan main ancam”
    gue cuma minta link dimana aja loe submit komen, gue cuma minta bahan bacaan buat perluas wawasan.

  22. no NATO said

    kalo anda bener2 mencari kebenaran, selama itu tulus dari hati anda… cepat atau lambat anda akan mendapatkannya….
    yakinlah…

  23. Ok dech…
    kriteria agama yang disukai model apa nich?
    pencipta yang memenuhi syarat yang bagaimana anda inginkan?

    Saya nggak suka debat…karena perdebatan hanya membenarkan pendapat masing2.
    Tapi coba kita cari celah yang sesuai dengan akal & logika(sedangkan kalau mengandalkan kepercayaan masing2 akan bentroktak ketemu arah dan setelah mendapatkan celahnya..baru dicari agama mana yang dekat dengan celah tersebut).

    akan tetapi ada sebagian penganut beragama yang mengatakan iman itu tidak bisa dibawa2 melalui akal dan logika…(kalau saya nggak salah)

    maka kalau anda ingin…mari bersama kita mencari dengan pola yang masuk akal dan tentu saja itu logika.sesekali coba mampir di: http://agorsiloku.wordpress.com/
    saya tunggu pertanyaan anda baik disini ataupun disana(kalau saya ada waktu insya ALLAH saya jawab atau email/chat saya saja.kan anda yg punya blog ini bisa meliat email saya ketika comment ini dibuat)
    sekian saja….

  24. kosongan said

    @nonato
    thx bro

    @ayuruelchana
    “kriteria agama yang disukai model apa nich?” saya suka agama yang gak nanggung …. ada gak ???
    “pencipta yang memenuhi syarat yang bagaimana anda inginkan?” pencipta yang maha segalanya tetapi jelas, tidak pernah berkelakuan buruk atau menciptakan yang buruk

    “Saya nggak suka debat…karena perdebatan hanya membenarkan pendapat masing2.” saya setuju, maka dari itu saya suka tukar pikiran untuk menyelesaikan pikiran masing2 dimana pembicaraan justru untuk menguatkan kemampuan diri dan pengetahuan masing2

    “akan tetapi ada sebagian penganut beragama yang mengatakan iman itu tidak bisa dibawa2 melalui akal dan logika” jelas saya setuju dengan agama itu …. meski saya tidak tahu agama apa itu … karena menurut saya itu lebih realistis

    ^^ sudah saya masukkan dalam daftar IM saya tuh

  25. Ok …
    Nanggung disini maksudnya apa nich…?
    Definisi buruk menurut anda seperti apa?

    saya mau bertanya baik buruk itu bagaimana menurut anda?
    Coba jawab yang itu dulu..baru kita lanjutakan…

  26. kosongan said

    @ayuruelchana
    nanggung itu kadang boleh kadang tidak
    buruk itu hasilnya negatif

  27. SO…
    Agama yang ada bolehnya dan ada tidaknya….kayaknya seluruh agama semuanya begitu..ada yang dibolehkan ada yang tidak

    Negatif…negatif untuk pencipta ..anda yang nilai atau pencipta yang nilai

  28. kosongan said

    @ayuruelchana
    kadang boleh kadang tidak itu tentang suatu masalah, bukan tentang boleh tidak secara unifersal

    jelas negatif bagi manusia .. karena manusia lah target agama

  29. Jadi …anda ingin agama yang ada bolehnya saja atau yang ada tidaknya saja…???nanti dech…belum masanya…atau anda ingin hidup sendirian di sebuah planet kayaknya boleh tuch..

    sedangkan tanpa ada negatif bagaimana ada positif…???
    jadi anda hanya mencari pencipta positif…???
    Kayaknya itu bukan pencipta yang sempurna untuk taraf model kehidupan yan kita jalani saat ini(atau hukum alam model kehidupan kita ini)..karena positif takkan jalan tanpa ada negatif..dan berarti kehidupan ini tak tercipta berjalan baik untuk yang dialami oleh makhluk dunia ini.sebagai contoh : harimau membunuh kijang…
    Kalau boleh dipikir alangkah kejamnya si harimau…akan tetapi tentu saja bukan begitu halnya.
    ingat!!!hanya di hukum alam dunia saat ini.
    Jadi memang tak mustahil sang pencipta membikin yang positif saja.akan tetapi belum kita lalui masanya.
    Ohhhh…kejamnya si pencipta kalau begitu…
    HHHHH…Dia yang punya and dia yang bikin….terserah dia lach…
    HHHHH…jangankan dia ,kita aja begitu…banyak contohnya kok…
    Ops….kalau begitu dia tak adil….
    HHHHH…andai kalau kita bikin mobil….maka ban mobil akan mengeluh ,,kenapa saya tak ada di stir,capek saya mutar melulu.and si stir akan ngomel..knapa nggak ada di bawah..kagak enak terus kena tangan manusia aja…sesekali nyentuh yang lain apa,….Jadi Adil itu menempatkan sesuatu pada tempatnya.
    tapi ma’af nich memang sengaja saya perpanjang..karena waktu juga masalahnya..mungkin lain kali saya sambung lagi …ato dalam 2,3 hari ini…
    Oh ya..sekedar saya tambahkan untuk bahan perbandingan..
    kalo daeng fattah takkan menjawab yang seperti itu,dia akan mengatakan mencari pencipta yang sempurna.
    ok see u again next

  30. oops…coment no 28 tak saya baca ketika menulis comment 29..
    karena ketika nulis comment 29 ..comment 28 belum nongol..
    yach uda dech nanti aja dech

  31. kosongan said

    @ayuruelchana
    “Kayaknya itu bukan pencipta yang sempurna untuk taraf model kehidupan yan kita jalani saat ini(atau hukum alam model kehidupan kita ini)..karena positif takkan jalan tanpa ada negatif..dan berarti kehidupan ini tak tercipta berjalan baik untuk yang dialami oleh makhluk dunia ini” ^^ ok say terima maksut anda … namun dalam konteks kehidupan yang didunia dimana ada terang ada gelap, ada hitam ada putih, namun 1 hal anda mungkin lupa, bahwa segala sesuatu ada awalnya inilah fokus saya .. karena anda bertanya tuhan, dan tuhan bagi sebagian agama dianggap pencipta, secara otomatis tuhan berbicara tentang awal, … kecuali anda menganggap tuhan bukanlah awal

    masalah kijang … saya tidak melihat kejam hal itu, tetapi itu adalah dampak dari mahluk hidup harus bertahan hidup

    “Jadi Adil itu menempatkan sesuatu pada tempatnya”maap adil …. apakah hanya menempatkan segalanya sesuai tempatnya ????

    saya bukan daeng fattah, IQ nya aja bagus dia ^^ heehehhe masalah tuhan yang sempurna … bukankah tuhan memang sempurna, bila ada orang yang melihat kesalahan tuhan … sebenarnya dialah yang salah, karena dia belum sempat melihat kebenaran yang benar

  32. boleh….
    Awal : maksudnya suatu yang dihitung dengan waktu(time)
    kalau memang waktu,apakah waktu yang bikinan alam ini.sedangkan waktu yang dibikin manusia adalah karena bumi mengelilingi matahari,kalau untuk planet lain tentu saja berbeda dengan di bumi.
    oh..ya seharusnya sang pencipta mustahil terikat dengan waktu..oleh karena DIA yang menciptakan waktu…dan tak mungkin sang pencipta terikat dengan makhluk(ciptaan).Oleh karena itu waktu yang diciptakan untuk makhluk tersebut hanya ada bagi makhluk(ciptaan)itu.Maka sudah sepantasnya DIA YANG AWAL DAN DIA YANG AKHIR dalam apapun juga(dgn makna luas:tak terikat waktu).akan tetapi didalam waktu alam(ciptaan)atau bagi yang diciptakan, tentu saja ada yang terdahulu.
    Dan harus kita ingat…segala sesuatu yang diciptakan atau diadakan ,,,berarti sebelum diadakan adalah TIDAK ADA alias FANA(ibaratkan profil didalam game,ada tapi tak nyata).Dan yang ada tentu saja DIA(pencipta).
    Oh ya kita harus memilah(membagi)pemahaman untuk mana yang untuk pencipta dan mana yang untuk ciptaan karena tentu saja jauh berbeda.dan karena anda tak bertanya apa yang diciptakan awalnya.maka saya tak menjelaskannya.coba bagaimana dengan tipe pemikiran anda tentang awal.
    hmmm…mengapa hanya yang awal saja yang anda fokuskan,apa tidak sebaiknya segala sifat yang layak bagiNYA di kedepankan….kalau sifat itu ada pada sang pencipta,maka otomatis kita mencari agama mana yang seperti itu.

    oh ya…Adil:bijaksana:diatas jalan kebenaran:sesuai kemampuan:tidak kejam:tidak berat sebelah dll.gini aja dech : http://id.wikipedia.org/wiki/Keadilan

    mengenai daeng fattah,itu kan saya tulis untuk perbandingan.hhhhhh…kita bukan berdebat,tentu boleh saja membawa pola pemikiran orang lain.

    Oh ..ya kalau ada pertanyaan tertentu ,kirim email saja..karena dalam beberapa hari ini ,ada kemungkinan agak jarang online.

  33. kosongan said

    @ayruel chana
    “Awal : maksudnya suatu yang dihitung dengan waktu(time)” awal justru mulai dihitungnya waktu

    “oh..ya seharusnya sang pencipta mustahil terikat dengan waktu..oleh karena DIA yang menciptakan waktu” boleh di jelaskan ??

    “dan tak mungkin sang pencipta terikat dengan makhluk(ciptaan).Oleh karena itu waktu yang diciptakan untuk makhluk tersebut hanya ada bagi makhluk(ciptaan)”memang gak mungkin yang diciptakan mampu mengikat yang di ikat, tetapi bukan kah mungkin yang menciptakan membiarkan dirinya terikat

    “sebelum diadakan adalah TIDAK ADA alias FANA” maap bisa dikasih rujukan kalau tidak ada itu alias fana ??? karena setahuku fana bukanlah tidak ada tetapi “(dari bahasa Arab : Fana’un)adalah tidak kekal atau berubah-ubah. Ungkapan fana sangat familiar pada saat kita mengungkap agama secara imanen transenden.”

    maap coba dibaca lagi kata2 saya ….. bukan “hanya awal fokus saya”, tetapi “bahwa segala sesuatu ada awalnya inilah fokus saya” karena anda membicarakan tuhan kan .. jadi fokus saya justru tuhan

    “apa tidak sebaiknya segala sifat yang layak bagiNYA di kedepankan” boleh tau sifat apa yang layak di kedepankan ???

    “Adil:bijaksana:diatas jalan kebenaran:sesuai kemampuan:tidak kejam:tidak berat sebelah dll”kalau dari woko terus terang saya dapat membacanya, yang saya ingin tahu justru menurut anda…. anda bilang jalan kebenaran … seperti apa itu ???, sesuai kemampuan yang bagaimana ???, kejam itu apa ???, berat sebelah itu yang bagaimana ??? dan patokan dari semua itu apa???? … ingat kita membicarakan tentang adil oleh tuhan

    “kita bukan berdebat,tentu boleh saja membawa pola pemikiran orang lain.” apapun namanya ^^ ok loh kalau menyangkut pendapat orang, karena kita tidak hidup sendiri dengan pemikiran sendiri

    masalah email … banyak yang ingin saya perbincangkan, tetapi saya lebih suka kita berbincang di sini saja … kalau perlu aku buatin topik baru ^^ karena dapat juga menjadi wawasan yang kurang tahu

  34. Ok…

    Dari segala maksud…hanyalah pemahamaman bahasa yang jadi masalah…yang mana bahasa atau pun ucapan atau juga perkataan…(hhhhh manjang2ngin tulisan aja nich) adalah salah satu alat atau tekhnik atau juga cara komunikasi terbaik bagi manusia.Walaupun banyak bahasa yang mempunyai kelemahan karena tak sampai akan maksud,makna dan tujuan entah bahasa manapun juga.Bukan berarti sang pencipta tak mampu menciptakan bahasa yang sempurna,akan tetapi makhluknya yang tak mampu plus untuk model kehidupan alam ciptaan ini.nanti dech…..

    Secara simple ,mungkin sudah ada dicommentku, bahwa kalau DIA terikat waktu,berarti dgn kata lain dia harus menjadi makhluk…hhhh apakah pencipta menjadi yang diciptakan… so… kalau DIA terikat waktu, maka DIA Terikat dengan segala sesuatu hukum di waktu tersebut.dan setiap yang terikat berarti lemah atau dibawah kekuasaan hukum waktu tersebut,berarti itu tipe yang
    lemah,tentu saja pencipta berpredikat tanpa kelemahan.

    HHHHH…sebenarnya anda sudah bisa dekat padaNYA..
    Karena hanya yang kosong…..dst
    Atau hanya Yang memfanakan……dst
    dan masih banyak tekhnik dengan pengelolahan bahasa yang bermakna ,mungkin hampir sama.

    Yap hanya permasalahan pemahaman makana akan bahasa….
    Fana = tidak kekal = berarti segala sesuatu yang tak abadi adalah diadakan..berarti bukan ada sebenarnya…Its bukan ada.or tak ada.

    Maka kalau sudah mengetahui bahwa hanya DIA yang ADA…
    Sifat ADA atau WUJUD ini akan mencakup saling sangkut menyangkut dengan semua sifat yang lain.

    Maka Keadilan Itu DIA (atau boleh juga sifatNYA).Yang ADA menciptakan ..maka terhadap segala yang diciptakan berlaku kehendak apapun juga terhadap ciptaannya…Kalau tak bisa berbuat
    segala segala sesuatu terhadap bikinannya…Dia mau bikin apa…???
    Jangankan DIA kita pun begitu terhadap sesuatu bikinan kita…mengerti karakternya gimana,bentuknya,fungsi ini fungsi itu,diletakkan disini atau disitu,dll.anda pasti bisa mengembangkannya ke hal yang lain pastinya.

    upss..online lagi, ada sedikit waktu diluangkan…

  35. O..ya ,,ma’afkan saya terkadang saya tak mengerti sebagian bahasa seperti : imanen transenden dll yang seperti sekelas itu dech.
    Terang aja saya hanya mempunyai Ijazah SD,walau saya belajar hal lainnya di luar sekolah,atau pergaulan dengan mahasiswa,pelajar,dan lainnya.Tetap aja bahasa keren seperti itu….terang aja saya tak mengerti bahkan makna..ataupun tujuannya…
    Mohon dimengerti…

  36. kosongan said

    ^^ rupanya anda terikat kata2 tuhan yang kuat dan tuhan yang lemah, yang diciptakan dan pencipta ya ^^ ok saya jelaskan … pandangan saya

    “bahwa kalau DIA terikat waktu,berarti dgn kata lain dia harus menjadi makhluk” tidak,jelas sekali kalau waktu tidak hanya di gunakan oleh mahluk saja … buktinya bukankah tuhan bertujuan untuk menjaring manusia …. sedangkan manusia terikat waktu…. maka tuhan yang ada di definisikan dalam waktu … disinilah letak keterikatan tuhan dengan waktu…. bukan lantas tuhan harus menjadi ciptaannya untuk terikat oleh waktu

    “kalau DIA terikat waktu, maka DIA Terikat dengan segala sesuatu hukum di waktu tersebut.” tidak harus seperti itu, karena hukum ada berbagai sudut pandang, sudutpandang pelaku dimana memang jelas dia terikat oleh hukum itu, lalu sudutpandang orang ke 2 dimana dia yang menyaksikan secara langsung keterikatan orang pertama dengan waktu , ada pula sudutpandang orang ke tiga dimana orang ini hanya mendengar orang pertama yang terikat oleh waktu itu….

    “dan setiap yang terikat berarti lemah atau dibawah kekuasaan hukum waktu tersebut,berarti itu tipe yang lemah” tidak, karena kuat dan lemah bukan karena dia terikat atau bebas,karena kebenaran pribadinya lah yang memang kuat atau lemah itu ditentukan ^^ …. contoh simple …. orang kuat di ikat dan seorang lemah yang bebas …. apakah berarti yang kuat itu lemah sedangkan yang lemah itu kuat ???????

    “Yap hanya permasalahan pemahaman makana akan bahasa….
    Fana = tidak kekal = berarti segala sesuatu yang tak abadi adalah diadakan..berarti bukan ada sebenarnya…Its bukan ada.or tak ada.” maap itu bukan pemahaman makna akan bahasa, tetapi malah permasalahan pemahaman dasar pemikiran …. karena fana = tidak kekal ….. tetapi tidak ada bukan = tidak kekal …. karena tidak kekal itu berarti ada …. hanya waktunya saja yang tidak selama2nya

    heheheh maap neh dengan adanya anda berbicara banyak tentang tuhan seperti ini saya tambah bingung, bukan karena saya tidak tahu, tetapi arah tujuan anda ini mengarahkan saya kemana ??? tuhan yang mampu dan hebat dalam segala hal atau justru tuhan yang seperti manusia yang memiliki ego dan bisa salah serta punya dosa yang menciptakan benda lain?????

    sekedar info
    Imanen, berarti menyatu dengan diri kita (lebih dekat dari pada urat nadimu). Sedangkan transenden, berarti jauh dan diluar apa2 yang kita pahami. Kedua sifat ini diberi nama masing. Dalam Qur’an, Allah (Al-Illah, the God) untuk tuhan transenden dan Rabb untuk Tuhan imanen, dalam Injil : God & emanuel dan dalam agama Hindu Brahman & Athman.

  37. Yap….
    karena di awalnya saya menuliskan akan waktu bagi pengertian makhluk(karena tak ada jawaban akan pertanyaan saya itu”baca atas”maka jalurnya ke arah sana…maka dari tadi saya hanya
    menuliskan dalam keaadan alam tersebut..lain halnya bagi sang pencipta …tentu saja waktu itu DIA.So bukan DIA Yang terikat akan tetapi DIA yang mengikat makhluknya(bahasa lain yang bersangkut paut buat makhluk(ciptaan) :Hukum alam : takdir : ketetapan).
    Untuk menjalankan ciptaan nya ini…maka tentu saja diciptakan pengelolah atau pelaksana.umpama mobil yang dibikin manusia,maka siapa sopirnya?(umpama tak sama dgn aslinya atau berbeda dgn aslinya).akan tetapi karena kehebatannya dan karena DIA berbeda dgn segala sesuatu yang baru.maka diciptakannya lach wakil atau ganti atau juga copian atau boleh juga Robot(dalam pengertian robot pencipta,tentu saja bukan dalam makna robot manusia yang jauh dari kesempurnaan seluruhnya,maka saya ambil kata Robot..karena mungkin kata ini yang agak mendekati dalam bahasa manusia saat ini atau kalau ada kata yang lebih bagus dari anda untuk selanjutnya kita ganti kata tersebut)
    Ok….Robot ini lah yang menjalankan mobil tersebut.Robot yang terprogram,Yang mana ada program defaultnya,seperti berjalan,duduk,berdiri,dll.dan ada update,upgrade serta add ons,accecories dll(ini hanya sekedar umpama).Akan tetapi tentu tidak semua copian sang pencipta.Yap robot yang sempurna tentu saja robot yang menjalankan programnya,serta mengerti bahwa
    dia robot,dan telah update serta upgrade dll.
    Yap dia beristri,berjalan,makan,minum dll.dan tetap dekat dgn sang pencipta.Memang agak susah untuk dekat padaNYA dalam keadaan menjalankan program default,maka banyak diantara kita memakai tekhnik melepaskan segala sesuatu yang bersifat dunia,atau minimal
    menguranginya.akan tetapi bukan tidak bisa,ada kok yang bisa.yang bisa ini nich…
    Tiada kosong tanpa isi,,saya rasa anda mengerti hal ini,mengosongkan hal bersifat dunia,maka yang ada adalah isinya atau DIA.atau,,memfanakan diri maka dekat.maka yang ada hanya DIA
    (maka ada yang sebenarnya tentu dapat.bukan ada KARENA merasa ada.tapi ada sebenar2 ada)
    walau berjalan program, kedekatan tak longgar….yach kalau buat kita nggak 100% kalo 1% atau bawah dari itu ,kan kagak apa2.
    And robot yang kuat tentu saja menampakkan kekuatannya kalau tidak dimana nilai bahwa dia kuat,atau minimal sebelumnya dia menampakkan bahwa dia kuat,akan tetapi akan berlaku nilai :si kuat menjadi lemah.
    Memang terkadang karena si robot adalah copian…ada RASA bahwasanya itu DIA(saking dekatnya).dan itu memang wajar,akan tetapi karena banyak robot lain yang belum update dll.apa tidak kasihan ama yang belum update ini.mereka akan ngambang menjalankan
    program,program nya ketinggalan,bisa2 hang memorinya.terkecuali kalau memang hanya satu robotnya.

    O..ya..UMPAMA TAK SAMA ATAU JAUH BERBEDA MALAH BERBEDA DENGAN ASLINYA.
    dan saya rasa anda sudah mengerti akan pencipta mungkin lebih dari pengetahuan saya yang dangkal.Ada baiknya tanya pertanyaan ketika anda kosong,jalan mana yang akan ditempuh.pasti ada jawaban yang pertama,maka yang pertama ini dari DIA.bukan jawaban ke dua ke tiga yang sudah banyak dipengaruhi rumus2 dan teori.
    akan tetapi jawabannya akan kontan,cepat,karena kosong takkan terikat waktu….hhh obat awet muda tuch…

  38. thx said

    kosongan gw ikut copi foto lu ya..Mayan lucu..Thxx…hi hi hi hi hi hi..

  39. endorse said

    masuk sini kosongan : Blog sains and religion..Contoh manusia yang berlogika dalam beragama dan berotak dengan mempunyai satu pegangan yang kuat..
    http://agorsiloku.wordpress.com/2006/06/26/bukti-kebenaran-teori-evolusi/#comment-23001

  40. All Seeing Eye said

    Ha ha ha haakk…

    Betul betul eloh hipokrit,MUNAFIK,
    dulu ngakunya agama budha ,
    lalu keluar budha karena gak percaya reinkarnasi,
    kemudian kristen,
    padahal di kristen juga ada loh reinkarnasi,
    yang reinkarnasi malah tuhan ke dalam Yesus,
    ini mah super inkarnasi,

    SUPER HIPOKRIT ,
    SUPER MUNA,
    SUPER GEDEBUZ,
    SUPER BREKELE,
    SUPER GOMBAL,

    INILAH DAGELAN KOSONGAN,
    EPISODE ” HIPOKRITISME MILENIUM “

  41. kosongan said

    @All Seeing Eye
    kakakakakakak sebelumnya saya minta maap pada pembaca yang mencari ilmu disini ^^ saya akan menanggapi pernyataan orang ini terkadng dengan tidak pake otak ^^ karena dia mengklaim saya dengan pola tidak pakai otak pula ^^

    1 namanya kristen tidak ada percaya reinkarnasi … kalau ada tunjukkan ^^ saya akan telanjangi kebodohan anda
    2. inkarnasi berbeda dengan reinkarnasi ^^ jangan2 anda tidak tahu bedanyaya

    ok saya tunjukkan
    reinkarnasi bahwa seseorang itu akan mati dan dilahirkan kembali dalam bentuk kehidupan lain. Yang dilahirkan itu bukanlah wujud fisik sebagaimana keberadaan kita saat ini. Yang lahir kembali itu adalah jiwa orang tersebut yang kemudian mengambil wujud tertentu sesuai dengan hasil pebuatannya terdahulu.
    INKARNASI (PENJELMAAN)

    hehehe orang seperti anda mempermalukan diri sendiri dan golongan yang anda bela

  42. All Seeing Eye said

    nih guwa kasih adpis,
    buka tuh kamus kalo eloe punya,bagusnya nyang terbitan oxford university
    cari akar kata inkarnasi,
    tuh lengkap semuanya,menelanjangi kekosongan eloe

  43. kosongan said

    heheheh mengapa anda mencari dari kamus terbitan oxford ??? bukankah harusnya dari kamus yunani -_- …. incarnate itu kata Yunani untuk bahasa Latin in carne, (Yunani, εν σαρκι – en sarki)

    emangnya anda punya kamus terbitan oxford ???? atau dimana dapat saya lihat ??? hehehehe mengapa tidak anda tunjukkan ???

    waduh anda ini porno …. sukaknya nelamjamgin orang

  44. dhammaduta said

    Halo kosongan masih ingat saya??? Dhammaduta alias Siswa Sang Buddha hehehehe oh iya saya ada buat blog nih sekali2 mampir lah
    blog …..sesuai nickname saya lah 😀

  45. Ridwan said

    Siapa yg mnciptakan mu? Ibu mu? Siapa yg mnciptakan ibu mu & bpk mu? Siapa yg mnciptakan bumi & langit? Siapa yg mnciptakan Matahari, jika “KAMU” menyembah Benda buatan manusia, jadi yg membuat kamu siapa?

  46. kosongan said

    @ridwan
    trimakasih atas kunjungannya, lamgsung saya komentari pandangan anda
    kalo saya tanya kembali keanda dari mana anda tahu semua yang ada disekitar kita ini ciptaan, selain itu darimana anda tahu kalo yang ada ini adalah nyata ……. tahukah anda apa yang anda pikir benar belum tentu benar …. meski hal itu masuk akal sekalipun atau bisa saja yang anda pikir benar mungkin aja benar tapi tentunya tidak semudah yang anda pikirkan …. karena pertanyaan anda semudah itu ditebak …. dimana anda mengarahkan saya untuk meyakini keyakinan anda…dengan pertanyaan anda itu … dapat di tepis dengan mudah kalau orang tersebut tidak percaya penciptaan, meski anda dapat nilai plus melawan penyembah barang2 di bumi atau penyembah benda2 langit

    untuk meyadarkan orang akan penciptaan saran saya jangan diawali dengan pertanyaan2 seperti itu ^^
    setidaknya yakinkan dahlu tentang hidup dan berfikir sebagai acuan indifidu untuk mengolah informasi …….. baru kalo sudah percya penciptaan … arahkan seperti keyakinan anda

    kenali dahulu lawan bicara anda bung

    @dhammaduta
    hehehe baru ngintip sebentar ^^

  47. dhammaduta said

    Tok tok tok masih ada orang sini?

  48. salman_farizzi said

    @Ridwan
    Bener bro’ apa kata Kosongan. Untuk meyakinkan Orang2 dengan apa yang anda yakini saja tidak cukup. Argumen anda harus jelas dan tegas. Saya banyak belajar dari beliau. hehe.
    @kosongan Thx Bro’

  49. kosongan said

    @dharmaduta
    ada neh ada ^^ hadir kok om
    @salman_farizzi
    ^^ salam kenal

  50. Fitri said

    Salam kenal ya?

  51. kosongan said

    salam kenal juga …. bukannya kita sudah banyak berbicara di blog lain ??? maap agak lupa lupa ingat ^^

  52. wijaya said

    selamat malam
    salam kenal

    saya sedang berjalan2 dan tertarik masuk sini
    lama nda aktif ya?
    tanggal postingnya lama banget

    saya ikut ah

    selama saya jalan2 pake akal dan logika
    tuhan kok nda ketemu ya?
    tapi yang pasti
    saat melewati dunia penuh depresi ketakutan kekecewaan
    logika jadi kabur dan pertanyaan serasa tidak penting
    saya berteriak pada tuhan padahal saya tidak yakin dia ada apa nda
    ambigu ya?
    tapi begitulah..

    saya tinggalkan logika tuhan karena tuhan dalam logika menjadi sempit dan kontekstual
    tapi saya tetap manusia, jadi harus dengan cara dan bahasa apa Ia saya panggil?
    saat saya memangilNya, saya tahu bahwa Ia ada
    mungkin benar tuhan hadir dalam pikiran kita karena hati kita masih membutuhkannya. entahlah…
    saya menyebutnya “ketidaksadaran universal” (mungkin sudah ada yang pernah mengatakannya) yang muncul karena “hubungan tak tampak” (saya tidak mampu menjelaskan). hubungan ini telah disadari oleh manusia sejak pertama kali mengenal kesadaran (sejarah menunjukkan adanya penyembahan sejak dahulu kala, meskipun belum merujuk pada sebuah nama “TUHAN YANG ESA”)dan mengarahkan manusia untuk mengenali kepada Siapa ia berhubungan . setidaknya saya memahami bahwa manusia telah mencari Tuhan dalam kurun waktu sangat lama, dan saya bukan yang pertama dan terakhir (dan kelihatannya saya gagal ha ha ha ha)
    begitulah pembelaan saya

    memang pikiran saya penuh penolakan
    pada sebentuk tuhan yang sempit
    namun hati saya yang selalu memanggilNya
    yang tak mampu saya gambarkan
    saya tidak dapat menolaknya

    meskipun pikiran saya masih belum dapat memahami siapa Tuhan yang saya panggil
    saya sudah merasakan sedikit kedamaian

    saya serahkan siapa tuhan kepada mereka yang mampu memahami
    saya hanya bisa merasakan

    selamat berjuang mas (cowok kan?)
    may Force be with you
    kalo menyerah nanti bilang ya?
    nanti saya jadi punya teman ha ha ha ha

  53. kosongan said

    @wijaya
    slamat datang, maaf lama menjawab soalnya banyak urusan juga ^^
    tidak ada 1 pun di dunia ini paham siapa tuhan …. logika aja nih

    jika anda tidak merasa tuhan ada

    – bagaimana mungkin anda tahu sesuatu itu ada kalo anda menolak
    – bagaimana anda tahu itu tidak ada kalo anda tidak pernah merasakan kehadirannya
    – bagaimana anda memutuskan ketidak beradaannya bila anda tidak yakin keberadaan anda

    jika anda merasa tuhan ada

    – manusia mahluk ciptaan, mungkinkah yang diciptakan memahami 100% yang menciptakan ???
    – tuhan tak pernah datang menemui manusia menjelaskan semua tentang dirinya … mungkinkah manusia tahu ???

    tidak perlu memahami untuk mengenal
    kenyataannya yang penting bukan anda memahami tuhan, tetapi kehidupan kita lah acuannya
    karena pemahaman tuhan hanyalah untuk yang mau mengenal atau menentang saja
    sedangkan hubungan tuhan dan manusia adalah suatu yang sudah menjadi ikatan khusus yang sudah otomatis terjalin bila anda berusaha berfikir tentang hidup lebih dalam dan anda tidak menolak keberadaannya

    hhaahahah tidak harus menyerah untuk jade teman, justru teman ada untuk berjuang bersama

  54. pengelana semesta said

    hi kosongan….
    saya paham pemikiran anda dan sangat jarang manusia yang memiliki pemikiran berbeda. Membaca tulisan tulisan anda mengingatkan saya akan pengalaman saya mencari Tuhan ada dimana?? terus apa perlu agama untuk mendapatkan Tuhan?
    Perjalanan saya belajar Agama mendapatkan kesimpulan bahwa agama banyak mengajarkan dogma yang sifatnya memaksa kita untuk percaya tanpa harus membuktikan akal pikiran dan logika. Padahal orang yang beragama percaya bahwa Tuhan menciptakan pikiran di dalam tubuh manusia yang berguna untuk memahami secara logika dan rasional keberadaan Tuhan. hal ini yang menjadikan manusia bingung dan ragu, gunakan akal pikiran dan logika dulu baru percaya Tuhan itu ada atau percaya aja deh…yakin aja deh Tuhan itu ada! Enggak perlu dibuktikan.
    Anda adalah orang yang mengikuti hukum alam…dimana segala sesuatu yang berada di alam semesta ini selalu berjalan di dalam proses evolusi (semoga anda percaya proses evolusi sehingga mudah untuk saya bercerita). Tubuh dan pikiran anda saat ini dalam proses evolusi untuk mengindentifikasi keberadaan kita manusia di alam semesta ini! Anda beruntung pikiran anda berkembang sangat cepat. Sedikit sukar memang untuk sebagian besar orang memahami anda tetapi saya beranggapan bahwa anda harus tetap terus mengexplorasi jutaan pertanyaan yang ada di pikiran anda sehingga nantinya apabila anda menemumakan jawabannya anda bisa menjelaskan dengan mudah terhadap orang lain. Saat ini orang masih terjebak atas pemahaman Ketuhanan yang mana Tuhan hanya bisa dihubungi oleh orang yang punya agama dan percaya Tuhan! Tuhan hanya bisa dipelajari kalau kita memeluk sebuah agama! Apa sih agama? siapa yang buat agama? apakah Tuhan itu ada?? Bagaimana Bumi dan alam semesta ini bisa bergerak dengan sistem yang sangat teratur?? Semua pertanyaan itu pasti ada di setiap kepala orang namun jawabanya bervariasi sesuai dengan proses mendapatkannya! Semua pertanyaan dan jawaban akan membuat manusia yang mengalami akan tergoncang karena kenyataan, logika , rasional tidak sesuai dengan yang diharapkan!
    Hem..saya bahagia dengan kehidupan saya..saya penyembah alam semesta dan kemanapun saya pergi dan mati sekalipun saya merasa saya tidak pergi kemana mana karena saya adalah bagian dari alam semesta ini! kemanapun saya pergi saya tidak pernah sendiri karena disekitar saya ada kehidupan yang juga ikut hidup dan kami tumbuh dan berkembang bersama di alam semesta ini .Bagi saya percaya Tuhan atau tidak, memiliki agama atau tidak bukan sesuatu yang penting karena yang terpenting adalah bagaimana kesadaran akan hidup itu hadir! Kesadaran menjadi mahluk, Kesadaran berbuat baik atau menghargai atau apapun..Kesadaran Supra itu timbul, hadir atas pencarian kita sendiri! Bukan paksaaan tapi lahir didalam lubuk hati yang paling dalam!
    hem…maaf kosongan saya hanya ingin berbagi bahwa semua manusia punya proses untuk memahami kehidupan! dan anda dan semua orang yang berbicara disinipun dalam proses memahami kehidupan! Selamat dan enjoy ya untuk memahaminya dan terus explorasi pikiran anda! Bravo

  55. kosongan said

    @pengelana semesta

    halo trimakasih udah ikutan berbagi pikiran disini
    ^^ dilihat dari apa yang anda percaya saya lihat anda berketuhanan yang tidak maha esa ya hehehehe
    sedari awal sudah saya jelaskan bahwa saya ingin mengajak berfikir rekan2 yang membaca posting saya ^^

  56. Shoesta Hamdani said

    Apakah Tuhan itu benar-benar ada? Dan kalau memang dia ada, bukankah seharusnya Ia dapat di raba dengan menggunakan akal karena jika memang Ia ada, Ia telah menciptakan kita dengan akal? Dan bagaimanapun saya mencari jawabannya bukankah mestinya akan berujung pada satu jawaban jika ia benar-benar ada. Ada

    Pada akhirnya saya sampai di pernyataan macam itu. Website yang menyenangkan untuk dibaca. Maukah kapan2 saudara kosongan berdiskusi tukar pikiran lewat e-mail dengan saya? Terima kasih

  57. kosongan said

    @Shoesta Hamdani

    apakah tuhan itu ada ??? saya kembalikan lagi pada anda … kriteria apakah yang menyatakan keberadaannya ^^
    kalau masalah di raba … pernah kah anda meraba udara … bila anda tidak dapat meraba udara bukankah berartitidak ada udara ^^

    bila “raba” dihubungkan dengan akal …. simple nya nih ^^ jaman galileo ghalilei pun orang tidak dapat meraba dengan akal tentang bentuk bumi yang bulat kan … namun apakah berarti bumi yang bulat itu tidak ada ?????

    penciptaan manusia apakah dengan akal … wah itu sih tergantung agama .. kalo kenyataannya saya tidak tahu … secara logika … banyak kemungkinan .. seperti penciptaan bola lampu yang tak disengaja atau penciptaan pesawat yang penuh coba coba atau seperti penciptaanteori2 yang di hitung dan dipikirkan diatas kertas

    ujung dari jawaban cukup simple … percayakah anda keberadaannya ????? jika ya … simple juga ada ^^ dan jika tidak percaya .. ya tidak ada

    saya tidak berusaha mengarahkan keyakinan anda ke arah yang saya yakini ^^ karena apa yang anda lampaui tidak sama dengan yang saya lampaui…. kepercayaan anda berharga bagi anda … begitu juga saya … namun ada kalanya kita berbagi ^^

    silahkan berdiskusi ^^, saya terbuka untuk berdialog

  58. shoesta said

    Bung, main2 ke blog baru saya ya! hehe

  59. wijaya said

    halo masong (mas/mba kosong)

    lama nda liat ini lagi

    ehem saya copas ya
    tidak perlu memahami untuk mengenal
    kenyataannya yang penting bukan anda memahami tuhan, tetapi kehidupan kita lah acuannya
    karena pemahaman tuhan hanyalah untuk yang mau mengenal atau menentang saja
    sedangkan hubungan tuhan dan manusia adalah suatu yang sudah menjadi ikatan khusus yang sudah otomatis terjalin bila anda berusaha berfikir tentang hidup lebih dalam dan anda tidak menolak keberadaannya

    pada dasarnya apa yang saya tulis dan anda tulis tidak berbeda.
    1. memahami dan merasa kehadiran sesuatu itu berbeda bukan? saya sama sekali tidak memahami apa dan siapa tuhan (termasuk dengan cara2 logika, baik teologi maupun logika spiritual). namun kadang perasaan hubungan dengan transenden (boleh dibilang tuhan) itu muncul (saat naik gunung apalagi pas terjebak kena badai, saat melayat sahabat karib-otomatis kluar “duh gusti paring kawelasan”-, dst). jadi bagi saya tuhan itu ada, apapun cara saya menyebutnya. mungkinkah tuhan yang saya sebut itu salah dan bukan tuhan yang benar? ya jelas mungkin saja hahaha!!! but thats okay :))) ya ini resikonya orang mencari jawaban dengan cara2 nonformal kan?

    2. hanya saja, saya menyimpulkan bahwa berfikir mengenai-hidup-lebih-dalam tidak cukup.
    bila ada yang berkata “saya berfikir maka saya ada”
    saya lebih suka berkata “saya ada maka saya ada”
    keberadaan yang membutuhkan alasan selain daripadanya adalah keberadaan semu, yang dapat hilang saat alasannya menghilang
    bagi saya rasa-hubungan-dengan-transenden tidak membutuhkan alasan, pemikiran dan logika
    keberadaan transenden atau tuhan juga demikian

    3. saya setuju dengan “hubungan tuhan dan manusia adalah suatu yang sudah menjadi ikatan “khusus” yang sudah otomatis terjalin (terasakan/tersadari/tertemukan) bila anda berusaha berfikir tentang hidup lebih dalam dan anda tidak menolak (menolak secara kognitif?) keberadaannya” namun tanpa kata “khusus” (bukan eksklusif milik anggota kelompok tertentu) dan dengan tambahan berfikir saja tidak cukup, justru poin pentingnya adalah keseimbangan antara berfikir (sit back and evaluate, making propositions and plans)-merasakan (feel and enjoy the flow)-menjalani kehidupan (dan seluruhnya bukan tentang transenden lho tapi kehidupan)

    4. maaf, saya “mungkin” salah posting ya. bagi saya, anda mengharapkan agar dalam blog ini diberikan dialog antara postulat-postulat logis mengenai kehidupan (beragama) dan mengenai tuhan (yang benar). namun terus terang, menurut saya itu tidak dapat kita lakukan. agama memiliki ajaran yang berbeda dengan agama lain dan atheisme, berdialog dalam tataran ajaran/dogma/keyakinan/cara-metode ritual tidak dapat menghasilkan ajaran “benar”. kebenaran sudah menjadi milik eksklusif masing2 agama dan pemeluknya (misalnya agama yahudi benar bagi umat yahudi, atheisme benar bagi kaum atheis).dialog yang dapat dilakukan adalah “apa yang dapat kita lakukan bersama demi kesejahteraan umat manusia?” untuk menghasilkan tindakan konstruktif, bukan perang destruktif. bila tujuan anda memang seperti yang saya tulis tadi, maka saya salah posting.

    meskipun demikian saya sadar,saya sudah menggunakan logika untuk menjelaskan (memberikan pembenaran terhadap) posisi saya untuk tidak berlogika mengenai tuhan dan/atau transenden.

    5. saya sangat menghargai keberanian anda untuk mengarungi satu kebenaran menuju kebenaran lain. tidak banyak yng berani lho melakukannya haha!!

    at last: selamat berlayar! ;P
    salam!!

  60. Filar Biru said

    lam kenal

  61. kosongan said

    @ wijaya

    sampai saat ini saya belum pernah menemukan yang namanya “tidak ada” dalam arti sesungguhnya karena segala sesuatu yang sudah terpikirkan atau terucap artinya “ada” contohnya
    “anda saat ini melihat setumpuk senjata dengan peluru bunga dengan air melambai2 dan di tengahnya ada gajah mini seukuran 25 mili meter sedang menari salsa ”
    anda akan bilang “hal itu tidak ada dan hanya imajinasi saya karena anda tidak melihat bahkan tidak nyata apalagi masuk akal” ….. jawaban saya “benar itu imajinasi, bahkan hanya omong kosong ,artinya anda juga setuju dengan kata2 saya bahwa hal tersebut “ada”” , anda akan menyangkal” saya tidak menyatakan setuju bahkan menolak menolak keberadaan nya” ,
    hal ini terjadi karena perbedaan pemahaman terhadap sebuah kata “ada” sehingga terjadi penolakan …………..ada dalam benak anda adalah nyata dan terlihat atau mungkin dirasakan sedangkan ada dalam benak saya adalah ada dalam bentuk yang sebenarnya
    untuk ada anda membutuhkan panca indra, bagi saya ada itu tidak di pengaruhi siapa yang melihat tetapi memang keberadaan hal itu sendiri

    maaf penggunaan” anda” dan “saya” di atas tidak bermaksut merendahkan , hanya dimaksutkan untuk mempermudah contoh agar anda ikut merasakan apa yang saya bicarakan

    kembali tentang tuhan , saya melihat orang mendefinisikan tuhan sebagai tidak berbentuk yang saya bingung kenapa bisa menentukan jumlahnya , udara saya yang berbentuk gas manusia hanya bisa menimbang massa kepadatan dan sejenisnya , tidak jumlahnya

    maka saya lebih setuju tuhan yang maha esa , bukan tuhan yang maha eka

    anda suka “saya ada maka saya ada” saya lebih condong “tidak perlu dipikirkan dan dijadikan alasan sebab saya memang ada dan itu nyata” yang membutuhkan alasan bukan keberadaan tetapi pemikiran hal nyata, nyata di sini ada 2 yaitu berbentuk dan tidak

    “bagi saya rasa-hubungan-dengan-transenden tidak membutuhkan alasan, pemikiran dan logika” mungkin anda perlu lebih dalam lagi memikirkan karena awalnya secara awam akan anda dapati tidak perlu di pikirkanketika anda pikir lebih dalam lagi anda akan mendapati statment anda saat ini , tetapi ketika anda memikirkan lebih dalam lagi dengan kaitannya dengan hidup dan semesta raya dan waktu anda akan mendapati berbalik … segala hubungan itu ada

    justru kata “khusus” sangat penting karena memang tidak ada gunanya pengenalan ketuhanan seperti yang dialami seseorang bila di peruntukkan bagi orang lain sebab tidak akan pernah sama
    keseimbangan berfikir tidak lah penting karena seimbang hanyalah usaha manusia untuk menyesuaikan diri dengan alam sekelilingnya dan hanya bagian kecil dari penyesuaian itu sendiri yang pada kenyataan nya keseimbangan dialam tidak lah harus seimbang melainkan hanya proses penyesuaian

    yang mungkin anda katakan tidak dapat dilakukan menurut saya sangat bisa, kebenaran ajaran agama dapat kita lihat dari ajaran itu sendiri dibandingkan dengan ajaran itu sendiri dan kehidupan nyata dan kehidupan tanpa nya dampaknya pengikutnya pembawanya penulisnya, sedangkan keyakinan yang benar harus didasarkan oleh pengajar dan penulisan nya karena bagaimana mungkin yakin pada sesuatu yang bahkan tidak di ketahui .. inilah butuhnya hubungan dengan tuhan nya secara khusus
    “cara-metode ritual” kebenarannya dapat di pelajari dari kebiasaan dan tulisan2 tentang tata cara yang dibutuhkan namun yang satu ini saya setuju dengan anda dimana tidak dapat kita lakukan di sini ^^

    sedari awal tujuan saya selalu sama untuk merasakan buah durian yang manis anda harus mengupas kulitnya
    “dialog yang dapat dilakukan adalah “apa yang dapat kita lakukan bersama demi kesejahteraan umat manusia?” untuk menghasilkan tindakan konstruktif, bukan perang destruktif” saya tidak setuju dengan ini , karena sejahtera menciptakan manusia2 lembek yang lemah, hasil yang membangun hanyalah hasil yang dapat dinikmati dalam kurun waktu yang dekat, tetapi kehancuran menyebabkan manusia berjaya hingga waktu yang lama
    salah itu bukan masalah selama mau memperbaikinya

    masalah menggunakan logika mengenai tuhan …….. apakah salahnya ??? bila anda bilang melimit tuhan dalam sebuah logika ….. saya setuju itu suatu hal yang salah tetapi penggunaan logika justru mutlak, anda pernah dengan pemikiran manusia tidak sebanding dengan pemikiran tuhan ……….. justru tidak sebanding maka harus di pikirkan …. bukankah aneh bila pikiran cuman secuil malah gak dipake ??

    trimakasih atas keterus terangan anda , sangat berarti bagi saya karena pemikiran anda berharga bagi siapapun yang menikmati keindahan pemikiran anda

    @filar biru
    lam ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: